Rabu, 26 Oktober 2022

Kisah Indera Bangsawan

Pada zaman dahulu ada sebuah kerajaan yang bernama kerajaan kobat syahrial. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja dan permaisuri yang sangat bijaksana dan sangat peduli terhadap rakyatnya ,yaitu raja indra bungsu dan putri siti kendi. Mereka hidup tentram dengan rakyatnya namun hingga saat ini mereka masih belum dikarunia seorang anak yang nantinya akan dijadikan penerusnya. Raja jadi sedih jika memikirkannya akhirnya raja dan ratu meminta nasehat kepada penasihat kerajaan. Penasihat menganjurkan agar raja dan ratu untuk bersedekah kepada fakir miskin dan rakyatnya yang membutuhkan agar mendoakan mereka agar cepat dikarunia seorang putera. Merekapun melaksanakan apa yang dianjurkan penasihat kerajaan,dan akhirnya tidak berapa lama sang permaisuripun hamil dan melahirkan dua orang anak kembar laki-laki yang diberi nama pangeran syah peri dan pangeran indra bangsawan. Mereka tumbuh dengan baik diistana menjadi pemuda yang gagah. Mereka sama-sama tangguh dan pintar sampai raja bingung siapa nantinya yang akan dijadikan penerusnya. Sampai pada suatu hari raja meminta kedua pangeran untuk mencarikannya bulu perindu dan barang siapa yang bisa mendapatkannya nantinya akan dijadikan penerusnya. Akhirnya kedua pangeran tersebut pergi untuk mencari bulu perindu yang diinginkan oleh raja indra bungsu walaupun awalnya sang ratu tidak mengizinkannya.

Pangeran syah peri dan pangeran indra bangsawan pergi dengan doa restu kedua orangtuanya. Mereka mengembara secara bersama-sama dan saling membantu satu sama lain jika mengalami kesulitan. Sampai pada suatu hari ada badai datang dan memisahkan mereka berdua. Pangeran syah peri selamat dari badai dan terhempas didekat pohon saat pangeran syah peri sadar ternyata dia sudah terpisah dengan pangeran indra bangsawan. Akhirnya pangeran syah peri memutuskan untuk melanjurkan perjalanannya mencari bulu perindu sembari mencari saudaranya yang hilang. Di tengah perjalanan pangeran syah peri sampai pada suatu tempat dan menemukan sebuah rumah disana,akhirnya pangeran pergi kerumah tersebut dengan harapan mendapatkan bantuan. Saat pangeran mengetuk pintu rumah tersebut tidak ada orang yang keluar dari rumah itu akhirnya pangeran masuk kedalam rumah tersebut karena takut terjadi sesuatu dengan pemilik rumah tersebut. Saat didalam rumah pangeran bertemu dengan seorang putri dengan keadaan terikat seluruh tubuhnya. Akhirnya pangeran menolong puteri tersebut dan akhirnya mereka menikah. Setelah mereka menikah mereka melanjutkan perjalanannya mencari bulu perindu dan mencari saudaranya yaitu pangeran indra bangsawan.


Sedangkan ditempat lain pangeran indra bangsawan ternyata juga selamat dari badai sama seperti pangeran syah peri. Pangeran indra bangsawanpun melanjutkan perjalanannya mencari bulu perindu dan mencari saudaranya yaitu pangeran syah peri. Ditengah perjalanannya pangeran singgah dalam gua dan akhirnya pangeran sampai di rumah seorang nenek yang sakti,pangeran diangkat menjadi cucu nenek tersebut. Nenek tersebut ternyata mempunyai bulu perindu yang selama ini dicari oleh pangeran,nenek tersebut berjanji akan memberikan bulu perindu tersebut jika pangeran indra bangsawan mau menolong raja kabir . Raja kabir adalah raja negeri antah berantah permana, pangeran indra bangsawan diminta untuk membantu negeri antah berantah agar terbebas dari cengraman raksasa yang selalu menganggu negeri tersebut karena raksasa tersebut menginginkan puteri dari raja kabir yaitu Puteri Ratna Kemala Sari. Akhirnya pangeran indra bangsawan menerima tawaran dari sang nenek karena nenek tersebut adalah orang sakti. Pangeran diberi sarung ajaib oleh sang nenek untuk bekal dengan sarung ajaib tersebut pangeran indra bangsawan dalam sekejap sampai ke negeri antah berantah permana dan pangeran menjelma menjadi anak budak. 

Sesampainya pangeran indra bangsawan di negeri antah berantah ia bekerja mengembala kambing-kambing milik puteri ratna kemala sari, sebagai seorang anak budak pangeran bekerja dengan baik sampai kambing-kambingnya tumbuh dengan subur. Pada suatu hari puteri ratna kemala sari terkena sakit mata dan hanya air susu harimaulah yang dapat mengobatinya. Karena obat itu sulit untuk ditemukan raja kabir mengadakan sayembara barang siapa yang bisa menemukan air susu harimau maka akan dijadikan menantunya. Para pemuda berlomba-lomba untuk mendapatkan air susu harimau tersebut namun tetap saja tidak ada yang bisa menemukannya. Pangeran indra bangsawan tiba-tiba teringat dengan sarung ajaibnya,nenek pernah bilang bahwa sarung ajaib tersebut dapat memberikan apa saja yang kita inginkan. Akhirnya pangeran mencoba meminta air susu dari sarung ajaibnya dan ternyata pangeran mendapatkan air susu harimau tersebut. Lalu Pangeran Indra Bangsawan menghadap raja kabir untuk memberikan air susu harimau tersebut,dan akhirnya mata puteri dapat disembuhkan,namun tidak berapa lama raksasa itu datang ke negeri antah berantah.

 Anak budak (pangeran indra bangsawan) mendengar kabar tersebut ia langsung pulang kerumah nenek dengan sarung ajaibnya,sang nenek memberikan pangeran indra bangsawan seekor kuda yang sakti untuk membantunya melawan sang raksasa setelah itu pangeran kembali lagi ke negeri antah berantah namun pangeran tidak menjelma menjadi anak budak ,akhirnya pangeran indra bangsawan bisa membunuh raksasa itu . Pangeran berhasil memotong tujuh hidung dan mulut raksasa. Setelah bertempur melawan raksasa pangeran kembali kerumah nenek untuk mengembalikan kuda sakti dan menunjukan ketujuh hidung dan mulut raksasa,lalu ia kembali lagi ke raja kabir untuk menunjukan mulut dan hidung raksasa. Saat pangeran menunjukkan hidung dan mulut raksasa pangeran menjelma menjadi anak budak lagi dan mengaku menemukannya di padang rumput saat mengembala kambing. Karena raja telah berjanji bahwa siapa yang bisa membawa tujuh mulut dan hidung raksasa juga maka akan dijadikan menantunya. Anak budak juga sudah memberikan air susu harimau untuk puteri ratna kemala sari. Akhirnya Puteri Ratna Kemala Sari dan Anak budak dijodohkan,mendengar berita tersebut anak Raja Sembilan yang sebelumnya sudah ditunangkan dengan sang puteri tidak menerima keputusan raja kabir dan akhirnya anak raja Sembilan dengan pasukannya menyerang Negeri Antah Berantah. 

Mendengar kabar tersebut anak budak segera pergi ke rumah nenek dan oleh sang nenek anak budak di bawahkan kuda sakti dan anak budak berubah wujud menjadi pangeran indra bangsawan lagi . Setelah itu pangeran indra bangsawan kembali lagi ke negeri antah berantah permana untuk membantu, sesampainya disana raja kabir sudah dikepung oleh pasukan anak Raja Sembilan. Dengan kecepatan kilat pangeran indra bangsawan membebaskan raja kabir dan akhirnya pasukan anak Raja Sembilan menyerah dan pangeran kembali ke rumah nenek setelah usai perang . Sang nenek akhirnya memberikan bulu perindu yang telah dijanjikan kepada pangeran kemudian pangeran kembali lagi ke kamarnya namun pangeran lupa tidak berubah wujud menjadi anak budak. Raja kabir akhirnya tahu bahwa anak budak adalah seorang pangeran. Kemudian pangeran indra bangsawan menikah dengan puteri ratna kemala sari saat pangeran indra bangsawan ingin kembali kekerajaan kobat syahrial guna menyerahkan bulu perindu tiba-tiba pangeran indra bangsawan sakit keras. Pangeran Syah Peri dan istrinya akhirnya dalam perjalanannya mencari bulu perindu dan saudaranya pangeran indra bangsawan sampai di negeri antah berantah permana. Akhirnya pangeran syah peri di pertemukan dengan pangeran indra bangsawan dan pangeran syah peri memberikan guliga pemberian istrinya sebagai obat untuk pangeran indra bangsawan dan pangeran Syah Peri beserta istrinya tinggal di istana sampai pangeran indra bangsawan sembuh.

Akhirnya pangeran indra bangsawan mulai pulih kesehatannya. Setelah kesehatan pangeran indra bangsawan benar-benar pulih akhirnya mereka berempat yaitu pangeran indra bangsawan dan istrinya juga pangeran syah peri dan istrinya memohon pamit kepada raja kabir untuk pergi mengunjungi orangtua mereka yang sudah lama mereka tinggalkan. Sesampainya mereka di istana kerajaan kobat syahrial mereka disambut dengan gembira. Dan akhirnya pangeran indra bangsawan menyerahkan bulu perindu yang diinginkan oleh ayahandanya yaitu raja kobat syahrial. Akhirnya pangeran indra bangsawanlah yang ditunjuk untuk menggantikan ayahandanya menjadi raja. Pangeran syah peripun menerima dengan lapang dada jika adiknyalah yang akan meneruskan tahta ayahandanya. Pangeran indra bangsawanpun mendapatkan gelar sultan indra bangsawan setelah dinobatkan menjadi raja Negeri Kobat Syahrial. Sultan indra bangsawan memerintah negeri dengan sangat bijaksana. Negeri Kobat syahrial menjadi negeri yang penuh dengan kemakmuran.


Minggu, 04 September 2022

4 Teks Eksplanasi Sosial



1. Akhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat. Bahkan, demonstrasi sudah menjadi fenomena yang lumrah di tengah-tengah masyarakat kita.

Menanggapi fenomena tersebut, seorang kepala daerah menyatakan bahwa penyebab demonstrasi dan anarkisme tidak lain adalah faktor laparnya masyarakat. Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunei yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang terjadi.

Tentu saja komentar tersebut menyulut reaksi para mahasiswa. Mereka memprotes dan meminta sang bupati mencabut kembali pernyataannya. Para mahasiswa tidak terima dan tidak merasa memiliki motif serendah itu. Mereka berpendirian bahwa demonstrasi yang biasa mereka lakukan murni untuk memperjuangkan kebenaran dan melawan kemungkaran yang terjadi di hadapan mereka. 

Demonstrasi massa tidak selalu disebabkan oleh urusan perut, bahkan banyak peristiwa yang sama sekali tidak didasari oleh motif itu. Dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, Abraham Maslow membaginya ke dalam beberapa tingkatan. Kebutuhan yang paling mendasar adalah makan dan minum. Sementara itu, yang paling puncak adalah kebutuhan akan aktualisasi diri.

Namun demikian, pada umumnya demonstrasi massa justru lebih didasari oleh kebutuhan tingkatan akhir itu. Masyarakat berdemonstrasi karena membutuhkan pengakuan dari pemerintah maupun pihak-pihak lain agar hak-hak dan eksistensi mereka diakui. Karena merasa dibiarkan, hak-haknya diingkari, bahkan dinistakan, kemudian mereka berusaha untuk menunjukkan jati dirinya dengan cara berdemonstrasi.

Dengan fakta semacam itu, nyatalah bahwa kemiskinan bukanlah penyebab utama untuk terjadinya gelombang demonstrasi. Akan tetapi, fenomena tersebut lebih disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis dari warga masyarakat. Mereka tahu akan hak-haknya, mengerti pula bahwa di sekitarnya telah terjadi pelanggaran dan kesewenang-wenangan. 

Mereka kemudian melakukan protes dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Apabila faktor-faktor itu tidak ada di dalam diri mereka, apapun yang terjadi di sekitarnya, mereka akan seperti kerbau dicocok hidung: manggut-manggut dan berkata “ya” pada apapun tindakan dari pimpinannya meskipun menyimpang dan bahkan menzalimi mereka sendiri.

=========================================================


2.Penyalahgunaan narkoba adalah pemakaian obat-obatan atau zat-zat berbahaya dengan tujuan bukan untuk pengobatan, penelitian, menghilangkan rasa sakit rangsangan, semangat dan halusinasi apabila digunakan tanpa mengikuti aturan atau dosis yang benar dapat menimbulkan bahaya adanya adiksi/ketergantungan obat (ketagihan). Obat-obatan yang biasa disalahgunakan seperti narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Penyalahgunaan narkoba terjadi akibat salah pergaulan dan rasa keingintahuan yang kuat serta mudahnya dalam mendapatkan obat-obatan tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan narkoba. Yang pertama, faktor diri yaitu faktor yang ditimbulkan dalam diri orang tersebut seperti mencoba-coba karena penasaran dan keinginan untuk bersenang senang. 

Yang kedua, faktor lingkungan yaitu faktor yang berasal dari lingkungan sekitarnya seperti keluarga bermasalah dan bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba. Yang ketiga, faktor ketersediaan narkoba seperti narkoba semakin mudah didapat dengan harga yang terjangkau dan bisnis narkoba menjanjikan keuntungan yang besar. Penggunaan obat-obatan terlarang secara terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan. Jika sudah kecanduan, maka orang tersebut akan melakukan segala hal untuk mendapatkannya. Penyalahgunaan narkoba yang dilakukan seseorang akan berdampak negatif pada dirinya sendiri seperti mengalami perubahan sikap, sering membolos, suka
mencuri untuk membeli narkoba, mengalami kegilaan dan juga yang lebih mengkhawatirkan adalah kematian.

Penyalahgunaan narkoba sudah banyak terjadi di kalangan masyarakat. Adapun cara mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba yaitu berikan pendidikan agama sejak dini agar mengetahui mana yang baik dan yang buruk, awasi pergaulan di sekolah maupun di luar sekolah, dan berikanlah perhatian khusus agar ia tidak perlu mencari kesenangan dengan cara yang salah. Oleh karena itu , harus ada sinergi antara masyarakat dengan pemerintah untuk menggalakan pencegahan dan pemberantasan masalah tersebut.

=========================================================


3. Kemiskinan adalah tingkat masyarakat dengan pendapatan yang rendah. Dengan pendapatan yang rendah masyarakat tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan pokok seperti makan, minum, pakaian, tempat berlindung, dan pendidikan.

Biasanya masyarakat miskin cenderung bertempat tinggal di bantaran kali, bawah jembatan, dan tempat-tempat yang justru bukan tempat layak mendirikan bangunan. Terkadang justru mereka membangun tempat tinggal di atas tanah milik negara.

Banyak faktor terjadinya kemiskinan atau seseorang menjadi miskin. Faktor keterbatasan alat kelengkapan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, seperti bangkrut, musibah, perilaku pribadi, perbudakan, dan struktur sosial. Faktor perilaku dan struktur sosial yang lebih banyak mendominasi terjadi kemiskinan secara mengglobal.

Perilaku manusia yang konsumtif, mementingkan gengsi daripada kebutuhan, dan penggunaan keuangan yang tidak sesuai dengan pemasukan yang diterima. Jumlah keluarga juga dapat mempengaruhi jika pemasukan tidak sebanding dengan kebutuhan untuk semua keluarga. Faktor struktur sosial lebih mengarah pada turun temurun kemiskinan itu sendiri. Faktor gengsi adalah faktor yang juga termasuk ke dalam faktor perilaku pribadi. Masyarakat lebih cenderung mementingkan keinginan daripada kebutuhan pokok.

Seharusnya, kemiskinan tidak perlu menjadi fenomena yang besar di Indonesia maupun dunia. Jika, kita secara pribadi mau menerima dan mensyukuri apa yang kita miliki tanpa membandingkan dan ada perasaan isi di dalamnya.

Selain itu, adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sekitar tentang penanggulangan atau memberantas kemiskinan, diharapkan negara kita akan terbebas dari fenomena kemiskinan yang makin lama semakin bertambah.

=========================================================


4. Sampah merupakan salah satu benda yang sudah tidak digunakan atau dimanfaatkan lagi. Keberadaan dari sampah sendiri sangatlah mengganggu, khususnya dari kesehatan masyarakat yang ada di sekitar. Jenis sampah sendiri dibagi menjadi dua, pertama adalah sampah organik dan kedua adalah sampah non-organik.

Sampah organik merupakan sampah yang dapat terurai oleh bakteri dengan sangat mudah. Contoh dari sampah organik di sini adalah sayuran, daun yang sudah kering dan berbagai jenis makanan yang sudah basi. Manfaat dari sampah organik yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah untuk pupuk tanaman atau pupuk kompos untuk tumbuhan.

Sementara sampah non-organik sendiri merupakan sejenis sampah yang sangat sulit untuk diuraikan seperti botol, kaleng, plastik dan lain sebagainya. Di antara langkah yang bisa dilakukan untuk bisa mengurangi keberadaan sampah organik adalah dengan melakukan pengolahan atau daur ulang. Benda-benda tersebut dapat dijadikan sebagai barang yang nilai jualnya cukup tinggi.

Namun, ternyata sampah bisa memunculkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat itu sendiri, seperti banjir, longsor dan juga bisa menjadi sumber dari penyakit. Sampah yang selalu diabaikan dan menumpuk ternyata bisa menyebabkan bau yang amat tidak enak. Sehingga itu akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara di sekitar bahkan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit kronis seperti DBD dan muntaber.

Selain itu, sampah juga bisa menyebabkan beberapa bencana besar seperti longsor dan banjir. Banyaknya sampah yang dilempar atau dibuang ke sungai bisa menghambat aliran sungai dan seiring dengan berjalannya waktu maka air sungai tersebut pun bisa meluap dan mengakibatkan banjir. Dengan demikian, aktivitas atau kegiatan masyarakat juga akan terhambat.

Apabila kamu terbiasa membuang sampah sembarangan, maka bisa menimbulkan dampak yang amat merugikan di kemudian hari. Maka dari itu, sebagai makhluk yang ingin sejahtera, mari menjaga lingkungan sekitar dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Ini adalah hal kecil yang bisa mengurangi bahaya dari penumpukan sampah. Dan untuk jenis sampah organik, kamu bisa mengolahnya menjadi pupuk. Sementara untuk jenis sampah non organik, kamu bisa membuatnya sebagai kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

(Sumber: Kemendikbud)

Kamis, 01 September 2022

Teks Eksplanasi


MUSIM KEMARAU

            Musim kemarau identik dengan musim kering dan langka air. Negara Indonesia memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau merupakan musim antara bulan April – Oktober. Kemarau tahun ini terpantau lebih kering dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya akibat adanya El-Nino. Situasi itu juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, kelangkaan sumber air, serta memperparah polusi udara di sejumlah kota besar. Sejumlah daerah terpantau mengalami kekeringan parah, padahal musim kemarau belum mencapai puncak. Namun sejak bulan Juni, kekeringan sudah melanda sejumlah daerah.

            Penduduk sulit mencari sumber air bersih, sawah kering, serta debit air sungai dan waduk pun surut. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah yang telah mengalami kekeringan, yaitu sejumlah wilayah di Jawa dan Madura bagian selatan. “Masyarakat dihimbau waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, berkurangnya ketersediaan air tanah dan kebakaran lahan,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal. Kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan. Cuaca yang panas membuat proses pemadaman kian sulit. Di Aceh misalnya, sedikitnya 39,5 hektar lahan terbakar, beberapa diantaranya adalah lahan gambut yang telah ditanami sawit warga. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad mengatakan, angin yang berhembus kencang juga mempercepat pergerakan api. Dari data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Provinsi Kalteng menunjukkan sedikitnya terjadi 64 kejadian kebakaran sejak Januari. Dari 64 kejadian itu terdapat 112,4 hektar hutan dan lahan terbakar. Di Desa Sungai Segajah Jaya, Rokan Hilir, Riau, lahan seluas 60 hektar terbakar. Di Jambi, lebih dari 45 hektar lahan terbakar dan lebih dari 77 persen di kebun masyarakat serta sisanya di hutan.

            Ancaman kebakaran, terutama di Kabupaten Merangin dan Batanghari, meningkat. “Daerah-daerah itu tidak diguyur hujan selama 21-30 hari,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi Kurnianingsih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana memfokuskan upaya antisipasi kebakaran lahan di enam provinsi dengan kawasan gambut yang luas. Provinsi tersebut adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

(Sumber: Kemendikbud)

=========================================================================

Tsunami


        Tsunami adalah istilah yang berasal dari Jepang, terdiri atas dua kata tsu dan name yang berarti ‘pelabuhan’ dan ‘gelombang’. Para ilmuwan mengartikannya sebagai gelombang pasang atau gelombang laut akibat gempa. Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai.

       Gelombang tersebut terbentuk akibat dari aktivitas gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Besarnya gelombang tsunami menyebabkan banjir dan kerusakan ketika menghantam daratan pantai Pembentukan tsunami terjadi saat dasar laut permukaannya naik turun di sepanjang patahan selama gempa berlangsung. Patahan tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut. Patahan yang besar akan menghasilkan tenaga gelombang yang besar pula. Beberapa saat setelah terjadi gempa, air laut akan surut. Setelah surut, air laut kembali ke arah daratan dalam bentuk gelombang besar. Selain itu, pembentukan tsunami juga disebabkan oleh letusan gunung merapi di dasar lautan. Letusan tersebut menyebabkan tingginya pergerakan air laut atau perairan di sekitarnya.

        Semakin besar tsunami, makin besar pula banjir atau kerusakan yang terjadi saat menghantam pantai. Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam pemukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung berapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.

(Sumber: Kemendikbud)

Tarian Pena (Virginia C.C. Pomantow)

Sumber gambar cerpen : Buku Bahasa Indonesia